Tuesday, September 11, 2012

Target Bom Thorik adalah Buddha, Brimob dan Densus

Kasus Bom yang meledak di Depok ternyata masih menyisakan misteri buat masyarakat terutama pihak kepolisian yang tengah menyelidiki Thorik secara mendalam. Betapa tidak, disaat Pihak Kepolisian sedang gencar-gencarnya memburu Thorik, tiba tiba saja pada minggu malam, tanggal 9 september 2012, Thorik menyerahkan diri kepada polisi.

Seperti yang dilansir Detik.Com, bahwa keterangan dari Kapolsek Tambora yakni Kompol Donni Eka Saputra bahwa target sebenarnya belum ditentukan tetapi antara umat Buddha, Brimob dan Densus.

Adapun aksi bom yang rencananya akan diledakkan tersebut disebabkan karena kelompok Thorik merasa kecewa dengan kasus Rohingya, Dimana rakyat muslim rohingya sangat tertindas di negara Myanmar.

Pada saat menyerahkan diri ke Pospol lima, Thorik mengenakan sabuk yang dililiti kabel dan pemicu bahan peledak. Alat tersebut hanya tinggal diisi bahan peledak. Thorik juga menyerahkan senjata rakitan serta pelurunya.

Apapun alasannya, pelaku harus ditindak tegas, sebab aksi-aksi semacam ini sangatlah mengganggu keamanan nasional, dan bila perlu, pelaku pelaku tersebut langsung diberi hukuman mati, agar membuat efek jera bagi mereka yang masih memiliki niat untuk melakukan aksi sejenis.

Sunday, September 9, 2012

Bom Meledak di Depok diduga Bom Rakitan Aksi Terorisme

Sebuah Bom dengan kekuatan besar meledak dengan hebatnya di jalan Nusantara Raya Beji Depok Jawa Barat pada hari Sabtu, 8 November 2012. Seperti yang dilansir Kompas bahwa ledakan tersebut diduga bom rakitan yang berasal dari sebuah rumah petak  yang dijadikan sebagai tempat Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara.

Akibat ledakan tersebut seorang pria menjadi korban, diduga pria tersebut adalah pelaku perakit bom dan kini pria tersebut dirawat di Rumah Sakit Polri Sukanto serta dua orang lainnya yang menderita luka ringan dan polisi pun langsung menyisir lokasi kejadian selama 8.5 jam.

Setelah ledakan hebat terjadi, Polisi yang terdiri dari Tim Gegana dan Penjinak bom pun langsung turun ke lokasi serta menyisir tempat kejadian perkara. Tak lama kemudian iring-iringan Pimpinan Polda Metro Jaya Pun tiba diantaranya adalah Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigadir Jendral (Pol) Suhardi Alius, Kepala Polres Depok Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Agung Budhi Maryoto dan Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Ansyad Bai mengatakan bahwa petugas menemukan tiga senjata api. Satu pucuk senjata jenis Pietro Baretta yang menyerupai senjata api rakitan jaringan teroris solo.Dan dua senjata api lainnya yakni senjata pinggang. Sementara informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa mereka menemukan berbagai macam serbuk warna kuning, putih dan pink serta granat.

Sampai berita ini diturunkan, belasan pasukan Brimob lengkap dengan senjata laras panjang masih berjaga-jaga di lokasi kejadian yang sudah dipasang garis police line oleh Pihak Kepolisian.Semoga saja Aksi Bom Depok ini cepat terungkap.


Saturday, September 8, 2012

Bentrok antara Serikat Buruh Indocement dan warga citeureup bogor pecah

Tidak jelas apa masalahnya, bentrokan antara Serikat Buruh Indocement dengan ratusan warga dari 12 desa di Citeurepu Bogor pecah. Ratusan warga ini secara tiba-tiba secara bergerombolan memaksa masuk ke pabrik dan langsung bentrok dengan pekerja yang pada saat itu sedang melakukan demo di dalam kawasan pabrik

Akibat bentrokan hebat tersebut empat orang dari kedua belah pihak terluka serta 7 sepeda motor milik pekerja Indocement rusak berat. Sampai saat ini polisi masih mencari sejumlah saksi untuk mencari penyebab bentrokan yang terjadi secara mendadak tersebut.

Angelina Sondakh Mantan Putri Indonesia Akhirnya Diperiksa KPK

Angelina Sondakh, Mantan Putri Indonesia 2001 akhirnya diperiksa oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi pembangunan wisma atlet dan kementrian pendidikan dan kebudayaan. Angelina diperiksa selama tiga jam penuh. Selain Angelina Sondakh, Mindo Rosalina yang akrab dipanggil rosa juga diperiksa sebagai saksi. Keduanya diperiksa secara terpisah oleh KPK dan besar kemungkinan mereka berdua akan dikonfrontir pada pemeriksaan selanjutnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Angelina Sondakh telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus pembangunan wisma atlet sejak 3 pebruary 2012 yang lalu yang mana ia diduga telah menerima uang suap proyek senilai Rp. 191 Milyar.

Dan atas perbuatannya yang merugikan negara tersebut Angelina Sondakh pun bakalan dijerat pasal 5 ayat 2 ataupun pasal 11 dan juga pasal 12 tentang tindak pidana korupsi.

Bagaimanakah kelanjutan kasus dugaan korupsi sang mantan putri indonesia di tahun 2001 ini, mari kita tunggu saja hasilnya pada pemeriksaan selanjutnya.

Friday, September 7, 2012

Band Wali Malam Ini Tampil Di Pacific Diskotek

Kabar gembira buat para warga Batam yang punya hobby clubbing. Sebab Grup Band Ibukota Wali Band akan tampil malam ini, Jumat 7 September 2012 Pukul 11 Malam sampai selesai. Kehadiran Band Wali ini disponsori oleh Class Mild sebagai kelanjutan dari Clasoundsation yang selama ini telah diadakan oleh Class Mild.

Untuk bisa menikmati Band Wali ini, warga batam tidak perlu merogoh kocek banyak-banyak, cukup dengan Rp. 75.000 (Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah) saja anda sudah bisa masuk dan menyaksikan performance Wali Band tersebut.

Semoga penampilan Wali Band nanti malam bisa memuaskan seluruh penggemar ataupun fans Wali Band yang ada di kota batam ini. Dan semoga saja untuk kedepannya semakin banyak artis-artis ibukota yang dapat menghibur warga kota batam.

Puluhan Artis Ibukota Dukung Jokowi - Ahok

Menjelang pemilihan umum Kepala Daerah Dki Jakarta putaran kedua, suasana dukungan ke calon walikota dan wakil walikotapun semakin kentara. Hal ini bisa terlihat dari acara-acara yang digelar oleh kedua pasangan calon tersebut. Tetapi diantara kedua pasangan calon tersebut, Pasangan Jokowi-Ahok sepertinya terlihat lebih menarik simpatik Warga Jakarta.

Hal ini terlihat pada saat acara Halal Bihalal yang digelar oleh Pasangan Jokowi-Ahok pada Hari Minggu, 2 September 2012 di Tennis Indoor Senayan Jakarta kemarin. Selain warga tampak juga hadir puluhan artis ibukota, mulai dari artis senior sampai kepada artis junior. Mereka turun bersama-sama dengan Jokowi-Ahok dalam acara kemarin.

Yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa seluruh para artis tersebut yang hadir di acara Halal Bihalal pasangan Jokowi-Ahok tidak menerima bayaran apapun alias datang dan tidak dibayar karna mereka ingin menjadi relawan pasangan Jokowi-Ahok. Adapun para artis-artis tersebut adalah : Marini Sardi, Once, Ahmad Albar, Setiawan Djodi, Camelia Malik, Krisna Mukti, Ian Antono, Sujiwo Tedjo, Roy Marten, Roni Sianturi, Deasy Noviyanti, Grup Band Kotak serta artis lainnya.

Para artis-artis tersebut datang karena mereka memang menginginkan perubahan atas Jakarta. Mereka ingin pemimpin Jakarta nantinya adalah pemimpin yang memberikan hati dan pikirannya untuk kemajuan Kota Jakarta dan dapat mensejahterahkan warga Jakarta. Mereka mencontohkan Jokowi yang telah sukses membawa kota Solo menjadi Kota yang banyak mengalami perubahan significant setelah dipimpin oleh Jokowi. Mereka juga datang terang-terangan sebagai pendukung Jokowi-Ahok. Oleh sebab itulah mereka mau datang, bernyanyi serta meramaikan acara tanpa mau dibayar sepeserpun.